v Langsung ke konten utama

Cara Menggunakan Bootstrap 3 untuk Membuat Web


Cara Menggunakan Bootstrap 3 untuk Membuat Web

Ditulis oleh Kressna Galuh D Herlangga, dipublikasi pada 21 Dec 2015 dalam kategori  Tutorial
Cara Menggunakan Bootstrap 3 untuk Membuat Web - CodePolitan.com

Bootstrap adalah sebuah framework css yang dapat digunakan untuk mempermudah membangun tampilan web. Bootstrap pertama kali di kembangkan pada pertangahan 2010 di Twitter oleh  MARK otto dan Jacob Thomton. Saat ini Bootstrap dikembangkan secara open source dengan lisensi MIT. Kita bisa memantau perkembangan proyek Bootstrap melalui web resminya di getsbotstrap.com dan Githubnya di https://github.com/twbs/bootstrap.
Jujur saja, saya sendiri sangat terbantu oleh Bootstrap. Banyak sekali tampilan web yang telah saya buat dengan bantuan Bootstrap, bahkan web CodePolitan yang ini pun kami kembangkan tamplatenya dengan Bootstrap. Bootstrap sangat memanjakan kita dalam membuat tampilan web dan membuat kerja menjadi lebih cepat. Bagaimana tidak, kita tidak lagi harus memulai semuanya dari nol ketika membuat tampilan web. Bootstrap telah menyediakan banyak sekali class CSS dan plugin JavaScript yang bisa langsung kita pakai untuk membantu mempermudah kita membuat halaman web. Karena kemudahaan penggunaan, banyaknya komponen dan kelengkapan dokumentasinya, saat ini Bootstrap menjadi salah satu front-end framework yang paling banyak digunakan di dunia.
Saat tulisan ini dibuat sebenernya udah ada Bootstrap 4, namun masih versi Alpha. So, kita pakai saja dulu Bootstrap 3-nya yang udah stabil untuk memulai belajar sambil menunggu Bootstrap 4 versi stabilnya keluar.
Sebelum kita akan mulai bagaimana cara menggunakan Bootstrap dalam membuat halaman web, kita perlu tahu dulu bagaimana cara Bootstrap itu bekerja. Sehingga nanti kita bisa mengoptimalkan manfaatnya buat pembuatan web kita. Jadi pada dasarnya Bootstrap merupakan sebuah kumpulan class CSS dan plugin JavaScript yang sudah siap pakai. Biasanya kan ketika kita membuat sebuah tampilan web kita akan membuat file HTML yang di dalamnya berisi berbagai macam TAG HTML.
Misalnya saja ketika kita ingin membuat sebuah tombol berwarna merah seperti berikut:
Screen Shot 2015-12-21 at 16.20.05 Maka yang biasa kita lakukan adalah membuat sebuah TAG HTML yaitu TAG BUTTON kemudian memberikan CLASS, contohnya tombol-merah, seperti berikut:
<button type="button" class="tombol-merah">CONTOH TOMBOL</button>
Selanjutnya kita harus membuat file CSS untuk mengatur bagaimana penampilan dari dari CLASS atau ID button yang telah kita buat tadi. Misalnya seperti berikut:
.tombol-merah {
    background: #c0392b;
    color: #ffffff;
    border: 1px solid #c0392b;
    padding: 20px 30px;
}
Nah, dengan Bootstrap kita tidak lagi akan memulainya dari nol. Tidak lagi harus menulis semua kode CSS, terutama yang standar, karena itu sudah dilakukan oleh Bootstrap. Kita hanya perlu menuliskan kode CSS yang kita butuhkan saja yang tidak disediakan oleh Bootstrap. Umpamanya kita ingin membuat sebuah tombol, maka kita bisa melihat bahwa Bootstrap telah menyediakan 6 jenis tombol yang bisa kita gunakan.
Screen Shot 2015-12-21 at 16.37.51 Kalau kita ingin membuat tombol merah, kita cukup memberikan class btn dan btn-danger pada TAG BUTTON yang ingin kita buat merah, maka simsalabim langsung berubah jadi merah dengan indah, bahkan tanpa kita turun tangan untuk menulis kode CSS-nya.
<button type="button" class="btn btn-primary">CONTOH TOMBOL</button>
Hasilnya seperti berikut:
Screen Shot 2015-12-21 at 16.45.56 Nggak kalah gaul dan ketche kan tombolnya? Hehehe... :D

Wah tombolnya kecil banget, saya pengen tombolnya agak besar

Yasudah tambahkan class btn-lg pada tombol tersebut, maka akan langsung berubah jadi besar tombolnya. Karena Bootstrap punya 4 jenis ukuran untuk tombol, tinggal yang mana yang kita gunakan, tergantung kebutuhan.
<button type="button" class="btn btn-primary btn-lg">CONTOH TOMBOL</button>
Hasilnya:
Screen Shot 2015-12-21 at 16.47.55 Oke, intinya seperti itu. Jadi si Bootstrap itu sudah menyediakan banyak sekali class yang bisa kita gunakan, mulai dari tombol, form, tabel, grid, nav, list, dan lain sebagainya.

Tapi bagaimana jika dari tombol yang disediakan Bootstrap tidak ada yang saya inginkan, atau saya ingin memodifnya?

Nah disitulah baru kita menulis kode CSS tambahan kita. Karena sejatinya Bootstrap hanyalah sebuah framework yang memungkinkan untuk mempermudah kerja kita, namun pasti ada saja sesuatu yang tidak akan ada pada Bootstrap yang kita butuhkan. Tapi paling tidak kerjaan kita pasti menjadi lebih cepat dan terbantu.

Oke, saya paham. Jadi sekarang bagaimana caranya saya bisa memulai menggunakan Bootstrap?

Baik, untuk bisa menggunakan Bootstrap berikut ini langkah-langkahnya:

1. Download File Bootstrap

Untuk memulainya, pertama-tama kita harus mendownload file Bootstrap terlebih di http://getbootstrap.com/getting-started/.
Screen Shot 2015-12-21 at 17.01.00 Kemudian klik tombol Download Bootstrap yang paling kiri. FYI, di situ kan ada beberapa jenis file Bootstrap yang bisa didownload, untuk sementara abaikan saja dulu. Dua tombol sisanya itu merupakan pembahasan yang terpisah :D
Setelah selesai mendownload maka kita akan mendapatkan sebuah file zip dengan nama bootstrap-3.3.6-dist.zip.

2. Ekstrak File Bootstrap

Selanjutnya ekstraklah file Bootstrap yang telah didownload tadi (bootstrap-3.3.6-dist.zip) kemudian simpan di sebuah folder tertentu. Akan muncul sebuah folder dengan nama bootstrap-3.3.6-dist dan di dalamnya ada beberapa folder lagi yaitu css, js dan fonts. Jika file Bootstrap yang kamu download sama versinya dengan saat tulisan ini dibuat, maka kurang lebih seperti berikut isi file bootstrap-3.3.6-dist.zip yang telah diekstrak tadi.
bootstrap-3.3.6-dist/
├── css/
│ ├── bootstrap.css
│ ├── bootstrap.css.map
│ ├── bootstrap.min.css
│ ├── bootstrap.min.css.map
│ ├── bootstrap-theme.css
│ ├── bootstrap-theme.css.map
│ ├── bootstrap-theme.min.css
│ └── bootstrap-theme.min.css.map
├── js/
│ ├── bootstrap.js
│ └── bootstrap.min.js
└── fonts/
├── glyphicons-halflings-regular.eot
├── glyphicons-halflings-regular.svg
├── glyphicons-halflings-regular.ttf
├── glyphicons-halflings-regular.woff
└── glyphicons-halflings-regular.woff2

3. Buatlah Sebuah File

Selanjutnya, buatlah sebuah file sebagai bahan percobaan. Misalnya dengan nama index.html, simpan file tersebut di dalam folder bootstrap-3.3.6-dist tadi, kemudian tuliskan kode berikut:

 
 jidokasystem.com 
www.jidokasystem.co.id 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya implementasi ERP

 pengertian tentang pentingnya implementasi ERP Enterprise Resource Planning atau yang lebih dikenal dengan sebutan (ERP) merupakan singkatan dari tiga elemen kata enterprise (perusahaan/organisasi), resource (sumber daya), planning (perencanaan). Di mana, tiga kata tersebut mencerminkan sebuah konsep yang berujung pada kata kerja yaitu planning . Dengan demikian, berarti ERP menekankan kepada aspek perencanaan. Secara umum, Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan konsep untuk merencanakan dan mengelola sumber daya perusahaan, yaitu berupa paket aplikasi program terintegrasi dan multi modul yang dirancang untuk melayani dan mendukung berbagai fungsi dalam perusahaan, sehingga pekerjaan menjadi lebih efisien dan dapat memberikan pelayanan lebih bagi konsumen, yang akhirnya dapat menghasilkan nilai tambah dan memberikan keuntungan maksimal bagi semua pihak yang berkepentingan ( stake holder ) atas perusahaan. Enterprise Resource Planning atau yang lebih dikenal ...

Apa Itu Sistem Akuntasi ( Accounting Sistem ) Dan Unsur Di Dalamnya

Di dalam kehidupan, ada sistem-sistem yang berjalan baik secara alami ataupun dibuat oleh manusia. Sistem ini bisa diartikan sebagai suatu prosedur, cara, atau rangkaian kejadian yang saling berkaitan agar suatu hal dapat berjalan dengan baik. Berkaitan dengan ilmu ekonomi, dikenal pula istilah Sistem Akuntansi. Bagi anda yang bekerja sebagai akuntan atau berkaitan dengan keuangan perusahaan, mungkin Sistem Akuntansi cukup familiar. Sistem ini secara umum menyangkut tentang catatan manual atau komputerisasi transaksi keuangan sebagai upaya perekaman, pengkategorian, analisis, dan pelaporan informasi manajemen keuangan. Tapi apakah Sistem Akuntansi hanya sebatas transaksi keuangan? Untuk lebih jelas seputar Sistem Akuntansi ini termasuk unsur-unsur apa saja yang ada di dalamnya. Berikut penjelasan lebih rincinya. Apa Itu Sistem Akuntansi Sistem Akuntansi merupakan metode dan prosedur untuk mencatat dan melaporkan informasi keuangan perusahaan atau organisasi bisnis. Men...

Panduan Google Webmaster Tools

Anda para pengelola website pasti ingin website Anda berada di halaman pertama pada hasil pencarian Google. Dibandingkan membayar sejumlah uang untuk menggunakan Adwords dalam menggiring paid traffic, Anda bisa mendapat banyak pengunjung dengan cara lain yaitu melalui teknik Search Engine Optimization (SEO) lainnya. Ketahui cara menggunakan Google Webmaster Tools! Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah mendaftarkan diri ke  Google Webmaster Tools  . Tapi sebelumnya, apa itu sebenarnya Google Webmaster Tools? Mengapa Tools dari Google satu ini penting buat pengembangan website Anda? Cari tahu lebih lanjut dengan membaca penjelasan berikut! Definisi Google Webmaster Tools Google Webmaster Tools adalah seperangkat alat digital yang disediakan gratis oleh Google untuk membantu Anda memahami apa sebenarnya yang terjadi pada website Anda.  Google Webmaster Tools kini juga dikenali sebagai  Google Search Console  . Dengan bantuan tools satu ini, ...