v Langsung ke konten utama

Perbedaan POS dan ERP

Perbedaan Sistem POS (Point of Sales) dan Sistem ERP (Enterprise Resource Planning)


Sistem POS (Point of Sales)

Sistem POS adalah aplikasi untuk membantu bagian penjualan khususnya pada perusahaan retail. Biasanya digunakan di bagian kasir. Sistem ini dibuat untuk memudahkan kasir dalam mengelola proses penjualan. Karena adanya kebutuhan untuk membuat proses penjualan menjadi praktis dan cepat sehingga menghindari pelanggan untuk antri dalam waktu yang lama.

“ Sistem POS adalah Aplikasi untuk untuk membantu bagian penjualan”

Dalam Sistem POS sendiri biasanya dilengkapi dengan fitur untuk mengelola macam-macam diskon, membership, voucher, collecting points yang tinggal dipilih oleh kasir. Pada umumnya Sistem POS sendiri dilengkapi dengan perangkat keras (hardware) seperti printer, barcode scanner, dan cash drawer. Ada juga Sistem POS yang dilengkapi dengan Simple Inventory Management dimana memungkinkan penggunanya untuk mengelola stok barang dengan sederhana.

Sistem ERP (Enterprise Resource Planning)

Sistem ERP adalah sebuah aplikasi yang membantu perencanaan dan pengelolaan administrasi perusahaan. Administrasi perusahaan yang dimaksud adalah segala transaksi penjualan, pembelian, pengelolaan inventory, keuangan, laporan akuntansi, produksi, dan pengelolaan sumber daya manusia.

“Sistem ERP adalah aplikasi yang membantu pengelolaan seluruh administrasi perusahaan dan terintegrasi satu bagian dengan yang lain”

Sistem ERP memiliki fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengelola dokumen secara digital sehingga cenderung lebih mengurangi penggunaan kertas (paperless). Pekerjaan di seluruh divisi terintegrasi satu dengan yang lain, sehingga memudahkan karyawan untuk mengontrol dan mengawasi seluruh aktivitas perusahaan. Ingin mengikuti pelatihan MS Office

Persamaan Sistem POS dan ERP

Persamaan dari Sistem POS dan Sistem ERP adalah keduanya bisa membantu di bagian penjualan.

Perbedaan Sistem POS dan ERP

Ada beberapa hal yang membuat kedua aplikasi berbeda satu sama lain. Perbedaan tersebut kita bisa lihat dibawah ini.
Sistem POS
  • Digunakan di bagian penjualan, sedikit di bagian pembelian, dan inventory sederhana.
  • Penggunanya adalah karyawan di divisi penjualan.
  • Tidak mengelola Akuntansi.
  • Bertujuan untuk membantu bagian penjualan.
  • Digunakan di toko-toko retail dan restoran.
Sistem ERP
  • Digunakan hampir di seluruh bagian perusahaan.
  • Penggunanya adalah karyawan di seluruh divisi perusahaan.
  • Mengelola Akuntansi.
  • Bertujuan untuk membantu seluruh proses bisnis perusahaan.
  • Biasanya digunakan sebagai aplikasi operasional kantor.
Jika kita lihat diatas, maka perbedaannya terletak pada luas tujuan penggunaan. Sistem POS dipakai untuk membantu penjualan khususnya kasir, sedangkan sistem ERP cakupan penggunaannya lebih luas, bisa dipakai di seluruh bagian perusahaan seperti pada bagian akuntansi, HR (Human Resource), inventory dan juga termasuk penjualan.

“Perbedaan Sistem POS dan Sistem ERP terletak pada cakupan penggunaannya dimana POS hanya membantu penjualan sedangkan Sistem ERP membantu seluruh bagian perusahaan”

Penggunaan Sistem POS Cocok Apabila…

Sistem POS sangat cocok jika suatu perusahaan hanya membutuhkan suatu aplikasi untuk kasir dalam mengelola transaksi penjualan dan tidak terlalu membutuhkan aplikasi di bagian perusahaan yang lain seperti akuntansi dan human resource. Biasanya cocok untuk toko retail, cafe, dan restoran.

Penggunaan Sistem ERP Cocok Apabila…

Penggunaan Sistem ERP cocok jika suatu perusahaan mempunyai kebutuhan untuk mengintegrasikan seluruh bagian atau divisi perusahaan seperti pengelolaan dokumen penjualan, pembelian, pengelolaan inventory, keuangan, laporan akuntansi, produksi, dan pengelolaan sumber daya manusia.

Walaupun mempunyai kesamaan dalam hal mendigitalisasi pekerjaan, dari penjelasan di atas kita bisa melihat perbedaan dari kedua aplikasi ini. Sistem POS sendiri lebih membantu pekerjaan di bagian penjualan. Sedangkan Sistem ERP dapat membantu pekerjaan seluruh divisi dalam perusahaan. Jadi pertimbangan aplikasi mana yang akan digunakan nanti, tentunya tergantung dari kebutuhan masing-masing perusahaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa Itu Repeater? Pengertian, Fungsi Dan Cara Kerjanya

Pengertian, Fungsi Dan Cara Kerja Repeater Pengertian Repeater Repeater adalah sebuah perangkat  jaringan yang digunakan untuk menguatkan signal data dan memperluas jangkauan signal. Repeater juga dapat diartikan sebagai perangkat yang digunakan untuk menerima signal data dan kemudian mengirimkan kembali signal data yang diterima dengan daya yang lebih tinggi. Perangkat ini banyak digunakan pada sistem jaringan yang memiliki jangkauan yang cukup luas dan cukup jauh. Dengan adanya perangkat Repeater kualitas data yang dikirim dari satu node akan sama dengan kualitas data yang diterima pada node yang lainnya. Perangkat ini ada beberapa jenis dan tentunya digunakan sesuai dengan kebutuhan, seperti Repeater radio digunaan untuk menguatkan signal wifi yang dipancarkan oleh perangkat akses point. Ada juga Repeater untuk kabel yang digunakan untuk menguatkan signal data yang ditransmisikan dengan menggunakan  kabel jaringan. Fungsi Repeater Seperti pembahasan diatas ...

pengertian dan sejarah microsoft visio

PENGERTIAN MICROSOFT VISIO Microsoft Visio (atau sering disebut Visio) adalah sebuah program aplikasi komputer yang sering digunakan untuk membuat diagram, diagram alir (flowchart), brainstorm, dan skema jaringan yang dirilis oleh Microsoft Corporation. Aplikasi ini menggunakan grafik vektor untuk membuat diagram-diagramnya. Visio aslinya bukanlah buatan Microsoft Corporation, melainkan buatan Visio Corporation, yang diakusisisi oleh Microsoft pada tahun 2000. Versi yang telah menggunakan nama Microsoft Visio adalah Visio 2002, Visio 2003, dan Visio 2007 yang merupakan versi terbaru. Visio 2007 Standard dan Professional menawarkan antarmuka pengguna yang sama, tapi seri Professional menawarkan lebih banyak pilihan template untuk pembuatan diagram yang lebih lanjut dan juga penataan letak (layout). Selain itu, edisi Professional juga memudahkan pengguna untuk mengoneksikan diagram-diagram buatan mereka terhadap beberapa sumber data dan juga menampilkan informasi se...

Apa Itu Sistem Akuntasi ( Accounting Sistem ) Dan Unsur Di Dalamnya

Di dalam kehidupan, ada sistem-sistem yang berjalan baik secara alami ataupun dibuat oleh manusia. Sistem ini bisa diartikan sebagai suatu prosedur, cara, atau rangkaian kejadian yang saling berkaitan agar suatu hal dapat berjalan dengan baik. Berkaitan dengan ilmu ekonomi, dikenal pula istilah Sistem Akuntansi. Bagi anda yang bekerja sebagai akuntan atau berkaitan dengan keuangan perusahaan, mungkin Sistem Akuntansi cukup familiar. Sistem ini secara umum menyangkut tentang catatan manual atau komputerisasi transaksi keuangan sebagai upaya perekaman, pengkategorian, analisis, dan pelaporan informasi manajemen keuangan. Tapi apakah Sistem Akuntansi hanya sebatas transaksi keuangan? Untuk lebih jelas seputar Sistem Akuntansi ini termasuk unsur-unsur apa saja yang ada di dalamnya. Berikut penjelasan lebih rincinya. Apa Itu Sistem Akuntansi Sistem Akuntansi merupakan metode dan prosedur untuk mencatat dan melaporkan informasi keuangan perusahaan atau organisasi bisnis. Men...